Diskon hingga 35% untuk pembelian pertama hanya bulan ini.

Jangan Salah Cuci! Ini Cara Merawat Hijab Bahan Premium agar Tetap Awet

Membeli hijab dengan bahan premium seperti Voal Ultra Fine, Silk, atau Ceruty adalah sebuah investasi untuk penampilan Anda. Bahan-bahan ini menawarkan kenyamanan luar biasa dan tampilan yang elegan. Namun, bahan berkualitas tinggi tentu memerlukan perawatan yang lebih khusus dibandingkan bahan biasa.

Banyak muslimah yang mengeluhkan hijab kesayangannya menjadi cepat berbulu, warnanya memudar, atau bahkan serat kainnya rusak setelah beberapa kali cuci. Masalah ini biasanya terjadi karena kesalahan dalam metode pencucian dan penyimpanan. Agar koleksi Delisahijab Anda tetap terlihat seperti baru meski sudah dipakai berkali-kali, simak panduan lengkapnya berikut ini.

1. Hindari Penggunaan Mesin Cuci

Langkah paling mendasar dalam cara merawat hijab agar awet adalah dengan mencucinya secara manual menggunakan tangan. Putaran mesin cuci yang terlalu kuat dapat merusak serat kain yang halus dan membuat bentuk hijab menjadi tidak presisi lagi.

Cukup rendam hijab dalam air yang sudah dicampur deterjen lembut selama 10-15 menit. Hindari mengucek terlalu keras; cukup tekan-tekan lembut bagian yang kotor (seperti bekas keringat atau noda kosmetik) dengan jari.

2. Gunakan Deterjen yang Lembut atau Sampo

Bahan premium sangat sensitif terhadap kandungan kimia yang keras. Gunakan deterjen cair yang diformulasikan untuk pakaian halus. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan sampo bayi sebagai alternatif. Sampo memiliki pH yang lebih rendah sehingga lebih aman untuk menjaga kelembutan serat kain dan mempertahankan kecerahan warna hijab Anda.

3. Cara Menjemur yang Benar (Hindari Sinar Matahari Langsung)

Sinar matahari yang terik adalah musuh utama warna pakaian. Menjemur hijab langsung di bawah terik matahari dalam waktu lama akan membuat warnanya cepat pudar atau “belel”.

Sebaiknya, jemur hijab di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik (diangin-anginkan saja). Selain itu, hindari menggunakan penjepit jemuran yang terlalu kencang karena dapat meninggalkan bekas permanen atau merusak tekstur kain.

4. Perhatikan Suhu Setrika

Setiap bahan memiliki ketahanan panas yang berbeda. Untuk hijab bahan voal atau silk, gunakan suhu setrika yang paling rendah atau sedang. Jika perlu, lapisi hijab dengan kain tipis lain di atasnya saat menyetrika agar panas tidak langsung mengenai serat kain utama. Suhu yang terlalu panas bisa membuat kain mengkerut atau bahkan terbakar.

5. Simpan dengan Cara Digantung

Menumpuk hijab di dalam lemari dapat menyebabkan lipatan permanen yang sulit hilang dan membuat kain menjadi lembap. Cara terbaik adalah menyimpannya dengan cara digantung menggunakan hanger khusus hijab. Selain menjaga sirkulasi udara, cara ini memudahkan Anda memilih koleksi hijab yang ingin digunakan tanpa perlu membongkar tumpukan baju.

Kesimpulan

Merawat hijab premium memang membutuhkan sedikit usaha ekstra, namun hasilnya akan sebanding dengan kepuasan Anda saat memakainya. Dengan perawatan yang tepat, hijab kesayangan Anda akan selalu terlihat rapi, bersih, dan mewah setiap saat.

Pastikan Anda selalu menambah koleksi dari Delisahijab yang sudah teruji kualitas bahannya. Klik tombol katalog kami untuk melihat koleksi terbaru yang mudah dirawat dan nyaman dipakai!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *